Doa Kemenkumham Lintas Agama Untuk Negeri

Minggu, 03 Oktober 2021

Dirganusantara.com-Jakarta - Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia di tengah upaya jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan bakti kepada masyarakat.

 

Bagi Kemenkumham,mengandalkan ikhtiarsemata belumlahlengkap tanpa doa.Kondisiini menggerakkan Kemenkumham untuk menaikkan doa bersama bagi Indonesia pada Jumat(01/10/2021).

Kegiatan Doa Kumham untuk Negeri dipimpin oleh para pemuka dari perwakilan lima agamaya itu Prof.NasarudinUmur(Islam),Pdt.BernardManik(Kristen),Romo Paulus Andri Astanto (Katolik), Ida Pinandita KHRT Astono Candra Dana (Hindu), dan Suhu Pushan(Budha). Sementara itu, segenap jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia mengikuti dan menaikkan doa secara serentak melalui live streaming.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan bahwa penting untuk mendoakan kesejahteraan masyarakat Indonesia.Doa juga dinaikkan  bagi  pegawai Kemenkumham agar diberikan kelancaran dan keselamatan, dapat melaksanakan tugas dan pengabdian,sertadapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Doa merupakan senjata spiritual bagi kita, yang tentunya sangat ampuh dalam melindungidiri kita, guna mendukung keberhasilan program yang dicanangkan oleh pemerintah,” jelasYasonna saat memberikan arahan di Graha Pengayoman.

Sudah banyak upaya yang dilakukan Kemenkumham agar tetap sehat dan produktif ditengahpandemiCovid-19.

Kemenkumham mengakomodasi vaksin bagi para pegawai,melakukan swab antigen dan PCR kepada pegawai, penerapan protokol kesehatan yang ketat,serta pemberian bansos kepada masyarakat dan pegawai terdampak Covid-19.

MenurutYasonna,kegiatan Doa  untuk Negeri merupakan ikhtiar batin guna menyempurnakan upaya lahir sudah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini.

“Semoga ikhtiar ini mampu menggerakkan kesadaran bersama untuk terus mendoakan negeriini,optimis pandemi akan berlalu,” tuturMenkumham.