
Dirganusantara.com-DPRD Kota Dumai melangyangkan Surat Rapat rapat Lanjutan tentang masalah tidak diperpanjangnya kontrak 3 orang security PT Pertamina Patra Niaga,rapat dilakasanakan di ruang cempaka. Senin(21/02/22).
Adapun yang diundang DPRD Kota Dumai, Disnakertrans Kota Dumai, Disnakertrans Provinsi, BPJS Tenaga Kerjaan Dumai, DPC SBSI Dumai, PT BRP( Bintang Riau Perkasa) dan PT Pertamina Patra Niaga.
Beberapa Instansi yang di undang datang termasuk PT BRP, tetapi PT Pertamina Patra Niaga tidak hadir tanpa ada alasan, dengan tidak hadirnya PT Pertamina Patra Niaga rapat tidak bisa dilanjutkan, karena masalah yang akan di bahas berkaitan erat dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Dengan ketidak hadiranya PT Pertamina Patra Niaga tanpa ada alasan, diduga PT Pertamina Patra Niaga terkesan tidak menghormati wakil rakyat Kota Dumai.
Ketua Komisi I Hj. Haslinar sangat kecewa dengan tidak hadirnya PT Pertamina Patra Niaga dalam rapat lanjutan 3 orang security PT Pertamina Patra Niaga tidak di perpanjang kontraknya.
"Kita sangat kecewa, seperti tidak menghargai insitusi kita lembaga kita ini, yang sudah berusaha semaksimal mungkin,bagaimana kita menyelesaikan persoalan yang ada ini, tentang PHK security dari PT Pertamina Patra Niaga, kita sangat menyesali hal ini, " Ucapanya.
Lebih lanjut Haslinar," Dengan ketidak hadiranya PT Pertamina Patra Niaga sepertinya kita buang - buang waktu, langkah - langkah berikutnya yang akan kita lakukan, kita akan memanggil kembali pihak perusahaan." Imbuh Haslinar.
Awak media menanyakan kepada Haslinar tentang adakah alasan yang diberikan PT Pertamina Patra Niaga dengan ketidak hadirannya, Dengan lugas Haslinar menjawab tidak ada, dan awak media mempertanyakan kembali dengan ketidak hadiran Perusahaan, DPRD Kota Dumai terasa di kangkangi oleh perusahaan, Lagi - lagi Haslinar menjawab dengan tegas mengatakan kami terasa di kangkangi.
Dengan kejadian ini menjadi pukulan telak bagi lembaga DPRD Kota Dumai yang mana surat resminya di duga tidak di hargai oleh PT Pertamina Patra Niaga. DPRD Kota Dumai harus cepat mengambil langkah, karena ini menyangkut marwah kelembagaan.
Ditempat yang sama, ketua DPC SBSI Dumai melalui ketua Konsilidasi Ismunandar angkat bicara terkait hal ini.
"Kita sangat menyesalkan kejadian ini terjadi karena pihak PT Pertamina Patra Niaga Dumai tidak menghormati instansi kita, oleh karena itu kita mengambil sikap akan turun aksi demo di PT Pertamina Patra Niaga Dumai karena pihak perusahaan mau menunjukkan hebatnya dia di Kota Dumai ini." Ungkapnya.
Lanjutnya."Kita sekarang sudah tidak menghiraukan masalah hukum perdata lagi,tetapi yang kami perjuangkan sekarang ini marwah Kota Dumai di duga sudah di injak - injak oleh perusahaan, manajemen perusahaan jangan nak meraje- raje di negeri Raja." Pungkas Ismunandar dengan Geram.*** Rio Danger.