
Dirganusantara.com-DUMAI - Pasca aksi demo para pekerja dinas kebersihan Kota Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai beberapa waktu lalu, nampaknya belum menemukan titik terang, (19/4/2022).
Pasalnya pekerja kebersihan disodorkan selembar surat peryataan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) buat tenaga kerja kebersihan kota untuk mendapatkan bantuan Puasa dan Lebaran yang menjadi momok dan tanda tanya besar bagi pekerja.
Hal ini disampaikan Aktivis Buruh Kota Dumai, Ismunandar kepada awak media setelah mendapatkan laporan dari pekerja kebersihan Lingkungan Hidup Kota Dumai.
"Surat peryataan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai ke Pekerja Kebersihan Kota pada DLH Kota Dumai, apabila tidak menandatangani dengan menggunakan materai, maka tidak akan mendapatkan bantuan Puasa dan Lebaran. Dan sebaliknya apabila menandatangani menggunakan materai akan mendapatkan bantuan Puasa dan Lebaran, tetapi harus mengembalikan uang bantuan Puasa dan Lebaran apabila menjadi temuan Inspektorat Kota Dumai / BPK RI Perwakilan Provinsi Riau," katanya.
Aktivis Buruh sekaligus ketua Fap-Tekal Kota Dumai, Ismunandar sekali lagi sangat-sangat kecewa dengan surat peryataan itu.
"Seolah-olah ingin menjerat pekerja. Bantuan Puasa dan Lebaran menjadi hutang-piutang bagi pekerja kebersihan," ujar Nandar.
Ismunandar juga menduga ini adalah bentuk Begal yang dibuat oleh oknum Pejabat. Kemanakah anggaran yang dulu ada didapatkan para pekerja kebersihan.
"Dari mana anggaran bantuan ini? Apakah Bantuan Puasa dan Lebaran harus dikembalikan? Dan Dari manakah anggaran dikeluarkan ?,"tegas Nandar mempertanyakan.
Sementara itu awak media mencoba mengkonfirmasi ke Sekda Kota Dumai, Indra Gunawan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dameria melalui whatsApp nya terkait Surat Peryataan untuk Pekerja Kebersihan Kota Pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai.
Sampai berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan konfirmasi dari Sekda dan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai terkait hal ini.
Sumber: linekhatulistiwa.com