Pilihan
Dari 200 Kekerasan Kepada Perempuan dan Anak,80 Persenya Berhasil Ditangani Oleh DPPPA Kota Dumai
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) terus memberikan layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.
Salah satunya dengan berhasil menekan angka kekerasan dengan mendorong terbentuknya DULREMPAK (Komunitas Kampung Peduli Perempuan dan Anak) dan dibentuknya Satgas-Satgas yang ditempatkan di setiap Kelurahan yang berfungsi untuk memperkecil ruang bagi para pelaku kekerasan.

Tercatat pada tahun 2021 ada Sekitar 200 kasus dan 80 persen berhasil diselesaikan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Dumai yang dimana unit ini sendiri berguna untuk melayani semua perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai Amrizal Anara, S. Sos, M.IP didampingi Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Anak menegaskan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak sudah menyiapkan salah satu unit khusus yang bernama UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak).
"UPTD ini merupakan ujung tombak kami yang berada di bidang PHP (Perlindungan Hak Perempuan dan Anak), nantinya unit juga sebagai koordinator apabila terjadi kekerasan kepada perempuan dan anak yang terjadi di masyarakat," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Irvan Wahyudi, SKM, M. Kes juga menyampaikan untuk permasalahan yang banyak terjadi di masyarakat lebih dominannya terjadi kepada anak.
"Untuk permasalahan yang terjadi di masyarakat lebih banyaknya kepada anak-anak, untuk kekerasan kepada perempuan yang sering terjadi itu seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pelecehan seksual karena banyaknya yang tidak melapor, untuk kasus kepada anak yang sering terjadi mengenai pemberian nafkah dan hak asuh," jelasnya.
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan penyelesaian terhadap kekerasan kepada perempuan dan anak yang terjadi di masyarakat dapat diselesaikan di UPTD nantinya disana juga akan diberi pendampingan terhadap korban.
Sumber/Photo: Diskominfo kota Dumai
Berita Lainnya
Ketua Panitia Syekh muda Nur Ahmad Dahlan , S.sos Ucap Syukur Tasyakuran Serta Pengukuhan DPP dan DPD Serikat Perisih Berjalan Dengan Sukses
Dirganusantara.com- Dumai -Ketua Panitia Syekh muda Nur Ahmad Dahlan , S.sos ucap s.
Pemko Dumai Mematangkan Rencana Strategis Penanaman Modal Melalui Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Pelabuhan Selinsing
DIRGANUSANTARA.COM- DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai mematangkan rencana st.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’, Kini Semua Pekerja Bisa Stop Pekerjaan Tak Aman
DIRGANUSANTARA.COM-Dumai- 19 Mei 2026— Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperku.
Penerapan Budaya K3 Capai Level Generatif, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Penghargaan Platinum di WISCA 2026
DIRGANUSANTARA.COM-Dumai, 13 Mei 2026– PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Per.
Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Kawasan Pesisir Lewat PLTS untuk Kelompok Wanita Mundam Berseri
DIRGANUSANTARA.COM-Dumai, 12 Mei 2026— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus menun.
Puncak HBP ke-62, Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba
DIRGANUSANTARA.COM-DUMAI — Suasana penuh kebahagiaan mewarnai Rumah Tahanan Ne.








