Pilihan
Warga Bangladesh Ditangkap Petugas Imigrasi Dumai, Palsu Identitas Untuk Urus Paspor
Dirganusantara.com-DUMAI- Petugas Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Dumai menangkap satu orang Warga Negara (WN) asing saat mengurus izin paspor.
Pria berinisial MFA ditangkap, karena telah menggunakan identitas palsu. Setelah melalui proses wawancara dan photo, diketahui ternyata pemohon pembuat paspor tersebut berkebangsaan Bangladesh.
“Pria, kebangsaannya Bangladesh. Petugas kita menahan pada Selasa 2 Agustus tadi. Karena dia menggunakan identitas palsu,” kata Kepala Kanim Kelas II TPI Dumai, Rezeki Putera Ginting, Kamis (4/8/22).
Menurut Kepala Kanim Kelas II TPI Dumai, identitas palsu yang digunakan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Akte Nikah. Secara persyaratannya sudah benar, bahkan tampak seperti tidak ada masalah.
Tapi petugas tidak mudah percaya begitu saja. Terbukti, ketika dilakukan wawancara dan photo, terungkap ternyata data yang digunakan untuk membuat permohonan pembuatan paspor palsu.
Selanjutnya, dibawa ke Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sebelumnya, pria asing itu mengaku tinggal di Binjai, Sumatera Utara. Setelah identitasnya terkuak, ternyata selama ini telah tinggal selama 11 tahun di Dumai.
“Saat ini MFA tengah ditempatkan di ruang Detensi Imigrasi Kanim Kelas II Dumai untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut, dan diproses ke tahap pengadilan (pro justisia),” ungkap Kepala Kanim Kelas II TPI Dumai.
Ditempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau mengapresiasi kinerja jajaran Kanim Dumai dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga pintu gerbang NKRI.
“Saya minta jajaran Keimigrasian yang lain juga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap permohonan paspor. Meningkatnya jumlah permohonan paspor paska melonggarnya peraturan Covid-19 jangan sampai membuat kita lengah dalam melakukan pemeriksaan. Jangan sampai kecolongan!” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mohd Jahari Sitepu melalui telepon salulernya.
Selain itu, Jahari juga meminta agar terus meningkatkan kewaspadaan baik dalam hal kasus serupa atau bentuk lainnya.
“Kawal terus proses hukum sampai tuntas, jangan biarkan ada penyelundup di negara kita tercinta ini,” pesan Jahari.***
SumberDETIK 12.com
Berita Lainnya
Polsek Dumai Timur Mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pengerusakan Rumah
DIRGANUSANTARA.COM-DUMAI-Polres Dumai melalui Polsek Dumai Timur telah mengungka.
Azhari Ismail Warga Dumai Mintak Instansi Pemerintah Tata Kembali Pedagang Yang Berada di Pinggir Jalan Agar Tidak Macet
Dirganusantara.com-Dumai- Warga Kota Dumai keluhkan penataan meja pedagang yang .
Karaoke Melody Hiburan Malam Kota Dumai Mendapat Teguran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai
DIRGANUSANTARA.COM – DUMAI-Satu tempat hiburan malam di Kota Dumai, Melody Kar.
Kepolisian Sektor Dumai Timur Berhasil Menangkap Seorang Pria Berinisial H.P
DIRGANUSANTARA.COM-DUMAI - Jajaran Kepolisian Sektor Dumai Timur berhasil menang.
7 Penikmat Musik Dugem Terjaring Razia BNN Kota Dumai
DIRGANUSANTARA.COM- DUMAI - Badan Narkotika Nasional Kota Dumai mengamankan 7 or.
Tim PCR Gagalkan Aksi Tawuran Remaja
DIRGANUSANTARA.COM-DUMAI - Tim Patroli Cepat Respons (PCR) Polres Dumai melaksan.








